Pages

Selasa, 25 Desember 2012

Pencemaran Limbah Padat


Limbah padat dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan yaitu seperti timbulnya gas beracun, di antaranya asam sulfida, amoniak methan, CO2, CO. ini bisa terjadi apabila berbagai limbah padat bertumpuk pada satu tempat yang sama yang mengakibatkan pembusukan dengan bantuan microorganisime. Pengaruh musim yang berganti-ganti menyebabkan proses pemecahan bahan organik oleh bakteri penghancur dalam suasana aerob maupun anerob menimbulkan gas.
Yang mungkin dapat ditimbulkan akibat limbah padat :
Kerusakan Permukaan Tanah
Timbunan sampah menghasilkan gas nitrogen, hidrogen,amoniak dan asam sulfida. Adanya zat merkuri, chrom dan arsen menimbulkan gangguan terhadap bio tanah, tumbuhan,merusak struktur permukaan dan tekstur tanah. Limbah lain seperti oksida logam, baik yang terlarut maupun dalam areal permukaan tanah, menjadi racun.
Penurunan Kualitas Air
Limbah padat yang terbuang disungai dapat menyebabkan penurunan kuaitas air, karenanya limbah padat yang menjadi satu sengan berbagai macam lingkungan di air dan lama-kelamaan menjadi kekeruhan air,  warna dan rasa air berubah. Air menjadi beracun akibat limbah padat tersebut.
Penurunan Kualitas Udara
Pengaruh terhadap kualitas udara akibat timbulnya gas hasil reaksi kimia dalam timbunan limbah. Gas seperti H2S, NH3, methane akan terkonsentrasi di udara dengan nilai tartentu. Dalam konsentrasi 50 ppm H2S membuat mabuk dan pusing. Konsentrasi H2S yang diizinkan 30 mg per meter kubik udara. Karbon monoksida (CO) berasal dari sisa pembakaran yang tidak sempurna. Nilai ambang batas CO 100 ppm = 110 mg per meterkubik udara. Amoniak yang berupa gas pada suhu dan tekanan normal mempunyai nilai ambang batas 35 mg per meter kubik udara. Serat asbestos, hidrokarbon, fenol, natrium sulfida, oksida logam dari pembakaran, seng, oksida, SO2 yang berasal dari bahan padat merupakan racun bagi manusia.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

PantonaNews

Blogroll