Perubahan fisika pada limbah
menyebabkan, padatan, kekeruhan, bau, temperatur, daya hantar listrik dan
warna. Padatan berupa oraganik maupun anorganik, padatan bisa mengendap dan
akan menyebabkan pendangkalan pada sungai. Juga bisa mengganggu tumbuhan yangada
di air keracunan, banyaknya lumpur juga menyebabkan kekeruhan karena pembiasan
cahaya ke air, dimana kekeruhan merupakan sifat optis air. Kekeruhan ini
terjadi karena adanya bahan yang terapung dan terurainya zat tertentu seperti
bahan organik, jasad renik, lumpur tanah liat dan benda lain yang melayang
ataupun terapung dan sangat halus sekali. Nilai kekeruhan air dikonversikan ke
dalam ukuran SiO2 dalam satuan mg/1. Semakin keruh air semakin tinggi daya
hantar listrik dan semakin banyak pula padatannya
Penyebab kedua adalah bau, bau timbul karena adanya kegiatan
mikroorganik yang menguraikan zat organik sehingga menghasilkan gas tertentu,
atau karena adaya berbagai reaksi kimia, penyebab ketiga lalu temperatur air
limbah, temperatur air limbah mempengaruhi kecepatan reaksi kimia serta tata
kehidupan dalam air. Pembusukan terjadi pada suhu yang tinggi dan tingkatan
oksidasi zat organik jauh lebih besar pada suhu yang tinggi.
Penyebab keempat adalah daya hantar listrik, daya hantar listri
adalah kemampuan air untuk mengalirkan arus listrik dan kemampuan tercermin
dari kadar padatan total dalam air dan suhu pada saat pengukuran. Daya hantar
listrik digunakan untuk mengetahui keseimbangan kimiawi dalam air dan
pengaruhnya terhadap kehidupan biota. Penyebab yang terakhir yaitu warna, Warna
timbul akibat suatu bahan terlarut atau tersuspensi dalam air, di samping
adanya bahan pewarna tertentu yang kemungkinan mengandung logam berat.
0 komentar:
Posting Komentar