Volume.
Air Kualitas limbah ditentukan dari banyaknya parameter dalam limbah dan konsentrasi setiap parameter. Semakin banyak volume air yang bercampur dengan limbah semakin kecil konsentrasi pencemar. Badan penerima yang menerima limbah sering tidak mendapat pengaruh.
Air Kualitas limbah ditentukan dari banyaknya parameter dalam limbah dan konsentrasi setiap parameter. Semakin banyak volume air yang bercampur dengan limbah semakin kecil konsentrasi pencemar. Badan penerima yang menerima limbah sering tidak mendapat pengaruh.
Kualitas Air.
Kualitas air badan penerima mengandung bahan/senyawa tertentu
sebelum menerima buangan. Kualitas tersebut menetapkan arah penggunaan air.
Adanya bahan pencemar yang sama, tidak akan mempengaruhi konsentrasi bahan
dalam air penerima. Tetapi bila konsentrasi bahan pencemar dalam limbah lebih
besar dari konsentrasi bahan pencemar dalam badan penerima (kemungkinan juga
tidak ada), maka konsentrasi bahan pencemar setelah bercampur akan menjadi
lebih kecil. Sejauh mana konsentrasi tersebut dapat ditoleransi sesuai dengan standar kualitas lingkungan agar kualitas lingkungan tidak mengalami perubahan sebagai yang telah distandarkan.
lebih kecil. Sejauh mana konsentrasi tersebut dapat ditoleransi sesuai dengan standar kualitas lingkungan agar kualitas lingkungan tidak mengalami perubahan sebagai yang telah distandarkan.
Kegunaan Air.
Air dibutuhkan untuk bermacam-macam keperluan. Kualitas air
untuk keperluan minum berbeda dengan untuk keperluan industri. Kepadatan
Penduduk
Kepadatan penduduk dalam suatu lokasi tertentu turut mempengaruhi tingkat pencemaran lingkungan. Hal ini dikaitkan dengan tingkat kesadaran penduduk dalam memelihara lingkungan yang sehat dan bersih. Buangan air rumah tangga, padatan berupa sampah yang dibuang ke sungai, air cucian kamar mandi maupun buangan tinja akan mempengaruhi tingkatkandungan BOD, COD dan bakteri coli dalam air sungai. Semakin padat penduduk suatu lingkungan semakin banyak limbah yang harus dikendalikan.
Kepadatan penduduk dalam suatu lokasi tertentu turut mempengaruhi tingkat pencemaran lingkungan. Hal ini dikaitkan dengan tingkat kesadaran penduduk dalam memelihara lingkungan yang sehat dan bersih. Buangan air rumah tangga, padatan berupa sampah yang dibuang ke sungai, air cucian kamar mandi maupun buangan tinja akan mempengaruhi tingkatkandungan BOD, COD dan bakteri coli dalam air sungai. Semakin padat penduduk suatu lingkungan semakin banyak limbah yang harus dikendalikan.
Lingkungan.
Lingkungan seperti hutan, perkebunan, peternakan, alam yang
573 luas mempengaruhi kondisi badan penerima. Dalam keadaan
tertentu badan-badan pencemar akan ternetralisasi secara alamiah. Lintasan air sungai yang panjang dengan turbulensi yang keras akan mempengaruhi tingkat penyerapan oksigen ke dalam air. Adanya sinar matahari yang langsung masuk dalam badan penerima terjadi fotosintesa hingga sejumlah bakteri tertentu akan terancam. Adanya tumbuhan tertentu dalam badan penerima akan menetralisasi senyawa pencemar sebab sesuai dengan kondisi pertumbuhan.
Phosphat dalam air buangan menyuburkan tumbuh-tumbuhan tertentu, tapi tumbuhan itu sendiri akan merusak lingkungan.
Lingkungan seperti hutan, perkebunan, peternakan, alam yang
573 luas mempengaruhi kondisi badan penerima. Dalam keadaan
tertentu badan-badan pencemar akan ternetralisasi secara alamiah. Lintasan air sungai yang panjang dengan turbulensi yang keras akan mempengaruhi tingkat penyerapan oksigen ke dalam air. Adanya sinar matahari yang langsung masuk dalam badan penerima terjadi fotosintesa hingga sejumlah bakteri tertentu akan terancam. Adanya tumbuhan tertentu dalam badan penerima akan menetralisasi senyawa pencemar sebab sesuai dengan kondisi pertumbuhan.
Phosphat dalam air buangan menyuburkan tumbuh-tumbuhan tertentu, tapi tumbuhan itu sendiri akan merusak lingkungan.
Volume Air Limbah.
Seluruh air dalam pabrik pada umumnya ditampung dalam
saluran-saluran untuk kemudian disatukan dalam saluran yang lebih besar. Banyak
saluran dan volume saluran disesuaikan dengan keadaan pabrik dan jumlah air
yang akan dibuang. Volume air limbah akan menentukan konsentrasi bahan
pencemar. Bahan pencemar dari suatu pabrik tergantung kepada banyaknya
bahan-bahan yang terbuang. Dengan asumsi bahwa semua terkendali dengan baik.
Pengendalian hanya terbatas pada bahan pencemar yang tidak dapat dihindari,
maka konsentrasi bahan pencemaran telah dapat diperkirakan jumlahnya. Penambahan
volume air hanya menyebabkan konsentrasi turun. Dengan perkataan lain bahwa
akibat pengenceran otomatis menyebabkan konsentrasi turun.
Frekuensi Pembuangan Limbah.
Limbah dari suatu pabrik ada kalanya tidak tetap volumenya.
Untuk beberapa pabrik tertentu limbah airnya mengalir dalam jumlah yang sama
setiap hari, tetapi ada lain yang mengalirkan limbah pada jam-jam (waktu)
tertentu bahkan pada satu minggu atau satu bulan. Bercampurnya limbah air pada
jumlah yang berbeda-beda mengakibatkan konsentrasi bahan pencemar pada badan
penerima bervariasi. Kondisi ini menunjukkan bahwa standar kualitas lingkungan
juga mengalami perubahan sesuai dengan limbah yang diterima.
0 komentar:
Posting Komentar